Jam 10 malam, abis mandi, weekend, ujan, dan gw memutuskan untuk ke teras depan sambil ngopi-ngopi dan memanjakan Si Umas (gitar gw).
Di teras depan ada bokap. Terjadilah percakapan antara ayah dengan anaknya yang baru kelar mandi. Gw selalu menjadi pendengar yang anteng kalo bokap lagi ngomong. Gw ga berusaha motong pembicaraan cuma buat bilang "ya, saya juga begitu," atau "ya, kalau saya sih blablabla." Gw bicara seperlunya sambil iseng-iseng maen ama Si Umas.
Lama kemudian, abang gw dateng. Bokap menceritakan ulang apa yang tadi dia ceritain ke gw. Gw kembali dengerin dengan anteng. Abang gw mulai berbicara, gw jg sesekali bicara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar