Jumat, 12 Mei 2017

Tidak Dipaksakan

Gue punya satu teori tentang berkata, khususnya dalam hal memilah-milah mana yang perlu dikeluarkan, mana yang ngga.
"Kalau emang ga ada, jangan dipaksakan."
Ini sering gue repeat di kepala setiap kali punya hasrat pengen nge-post di medsos maupun ngebalas chat teman di grup WhatsApp. Hal ini sebenarnya gue sadari dari orang lain. Suka ada aja orang yang bikin postingan, balas chat grup, atau hal lainnya yang menurut gue, "Ahh.. mendingan lo diem."
Bukan, bukan karena pendapat mereka ga penting atau berbeda sama gue, tapi lebih kayak ga guna.
Begitu pun saat gue mau posting di ini blog. Dayummm.

Kali ini gue agak memaksakan karena nyatanya April gue ga posting, hahaha...

Jaga tren tetap imparsial di media/lingkungan sosial itu sulit tapi asik. Sulitnya? Sebisa mungkin menjaga pendapat pribadi, terutama kalau berlawanan. Asiknya? Bisa tau sudut pandang orang lain, terutama yang bersebrangan. Sudut pandang tersebut bisa dipakai kalau-kalau dikemudian hari bertemu orang lain yang  bersebrangan juga.

Sekarang udah Mei dan perut belum kebelah enam, Ya, usahanya belum konsisten juga sih.